MOTIVASI


Kisah Seorang Ibu Penjual Tempe


Kadang kita hidup penuh teka-teki, dan bertanya-tanya. Apakah doa kita akan dikabulkan..? Jawabannya pasti dikabulkan, kita harus yakin Allah pasti mengabulkan doa hambanya, tapi kapan? kita tidak tahu, bisa besok, minggu depan, mungkin tahun depan. Tapi perlu diingat kita meminta A tidak mesti diberi A, Allah lebih tahu apa yang terbaik untuk kita dan satu hal lagi nasib kita tidak akan berubah bila kita tidak merubahnya. 

Kita ambil contoh Misalnya ada seorang anak kuliahan yang berkuliah dengan beasiswa namun sekarang dia sudah tidak mendapat beasiswa lagi, hidupnya pas-pasan, Bapaknya sudah meninggal, dan ibunya hanya seorang penjual tempe, dia tinggal disurabaya. Tetapi masalahnya anak tersebut pas jatuh tempo pembayaran SPP dan kalau dia tidak membayar SPP besok dia akan dikeluarkan. Sepulang kuliah dia memberi tahu ibunya bahwa besok hari terakhir waktu pembayaran. Ibunya binggung bagaimana ibu itu akan mendapatkan uang sebanyak itu? tetapi ibu tersebut tidak pantang menyerah, malam harinya dia berdoa memohon agar besok dia mendapatkan uang untuk membayar SPP anaknya dan seperti biasa dia harus membuat tempe untuk dijual besok. 

Keesokan harinya ternyata tempe yang dibuat tadi malam belum masak. alangkah murung nasib ibu tersebut, tetapi dia pantang menyerah demi pembayaran SPP anaknya, lalu seperti biasa dia pergi kepasar untuk menjual dagangannya. Dipasar seperti biasa ibu tersebut menjual tempe bersma teman sejenisnya yang semuanya pedagang tempe yang berkumpul menjadi satu. alangkah murung nasib ibu tersebut, semua tempe-tempe temanya sudah habis terjual tetapi tempe ibu tersebut belum satupun terjual karena belum masak. Sekarang anaknya butuh uang tetapi tempe ibu tersebut belum satupun terjual. hingga akhirnya datang seorang yang mau membeli semua tempe ibu tersebut dengan harga tinggi, karena tempe tersebut belum masak. kenapa orang tersebut mau membeli tempe ibu tersebut yang belum masak? jawabannya karena tempe-tempe tersebut nantinya akan dibawa dari surabaya ke yogyakarka yang membutuhkan waktu berjam-jam, maka dari itu tempe yang belum masak tersebut akan masak sampai diyogyakarta. dan akhirnya ibu tersebut dapat membayar SPP anaknya yang jatuh tempo.

Demikian cuplikan tersebut kita harus yakin bahwa Allah akan mengabulkan doa kita, berusahalah dan berdoa selagi kita bisa.

0 komentar:

Posting Komentar